berita1.id, Batam – Upaya mencegah bullying dan kenakalan remaja terus dilakukan jajaran Polresta Barelang. Kali ini, Satuan Pembinaan Masyarakat (Satbinmas) menyambangi SMP Negeri 65 Batam untuk memberikan edukasi sekaligus mengingatkan para pelajar agar menjauhi berbagai perilaku yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain.
Kegiatan kunjungan dan sosialisasi tersebut berlangsung Rabu (9/9) sekitar pukul 09.00 WIB. Kegiatan dipimpin Kasat Binmas Polresta Barelang AKP Betty Novia bersama Ps. Kanit Bintibsos Satbinmas Aiptu Indra Saputra dan Ps. Kasubnit Bintibsos Satbinmas Bripka Chintya K. Wardani.
“Para pelajar harus saling menghormati dan menghargai. Jangan sampai perbedaan atau pergaulan justru menjadi alasan untuk melakukan bullying maupun tindakan yang dapat merugikan teman sendiri. Kami juga mengingatkan agar para siswa menjauhi balap liar dan mengisi waktu dengan kegiatan yang positif,” ujar AKP Betty.
Dalam kegiatan tersebut, personel Satbinmas berdialog langsung dengan para siswa dan siswi. Bullying menjadi salah satu perhatian utama yang disampaikan kepada pelajar.
Para siswa diingatkan bahwa tindakan mengejek, mengintimidasi, mempermalukan hingga melakukan kekerasan terhadap teman bukanlah perilaku yang dapat dibenarkan. Dampaknya pun tidak hanya dirasakan korban, tetapi dapat berpengaruh terhadap lingkungan pergaulan di sekolah.
Karena itu, para pelajar diajak membangun pertemanan yang sehat dengan mengedepankan sikap saling menghargai dan menghormati.
Selain bullying, polisi juga menyoroti persoalan kenakalan remaja yang kerap muncul di luar lingkungan sekolah. Salah satunya aksi balap liar yang tidak hanya membahayakan pelaku, tetapi juga pengguna jalan lainnya.
Personel Satbinmas mengingatkan para siswa agar tidak mudah ikut-ikutan dalam aktivitas yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban. Waktu luang pun diarahkan untuk kegiatan yang lebih bermanfaat, seperti olahraga, belajar maupun aktivitas positif lainnya.
Kehadiran polisi di sekolah ini sekaligus menjadi ruang untuk membangun komunikasi yang lebih dekat dengan para pelajar. Pesan-pesan kamtibmas diharapkan tidak hanya disampaikan dalam bentuk imbauan, tetapi dapat dipahami dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Bagi kepolisian, pendekatan sejak usia sekolah menjadi bagian penting dalam mencegah kenakalan remaja. Edukasi yang diberikan lebih awal diharapkan mampu membentuk kesadaran para pelajar untuk mengambil keputusan yang tepat dalam pergaulan.
Satbinmas Polresta Barelang pun berkomitmen melanjutkan kegiatan sambang, sosialisasi dan pembinaan ke sekolah-sekolah maupun lingkungan masyarakat.
Langkah preventif tersebut diharapkan dapat mempersempit ruang terjadinya bullying, balap liar dan berbagai bentuk kenakalan remaja lainnya.
Tak hanya mengingatkan pelajar, kepolisian juga mengajak pihak sekolah dan masyarakat untuk bersama-sama menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif. Peran orang tua, guru dan lingkungan sekitar dinilai penting dalam mengawasi sekaligus memberikan pendampingan kepada generasi muda.
Polresta Barelang juga mengingatkan masyarakat agar tidak ragu melaporkan apabila menemukan gangguan keamanan dan ketertiban. Bantuan maupun laporan kepolisian dapat disampaikan melalui layanan Polisi 110.
Dengan komunikasi dan kepedulian bersama, upaya menjaga generasi muda dari bullying dan kenakalan remaja diharapkan dapat dilakukan sejak dini, sebelum persoalan berkembang menjadi gangguan kamtibmas yang lebih luas. (*)



















