Teknik Menikung Motor Tak Bisa Asal, Ini Bedanya Lean In dan Lean Out

Posisi tubuh pengendara harus disesuaikan dengan kecepatan dan kondisi saat menikung menggunakan sepeda motor. Teknik Lean In dan Lean Out memiliki penerapan berbeda, terutama pada kecepatan normal dan manuver berkecepatan sangat rendah.
banner 120x600
banner 468x60

berita1.id, Batam – Menikung dengan sepeda motor bukan sekadar memiringkan kendaraan mengikuti arah jalan. Posisi tubuh pengendara juga memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan dan mengendalikan motor, terutama ketika kecepatan dan kondisi jalan berubah.

Safety Riding Instructor Main Dealer Capella Honda Kepri, Christofer Valentino, mengatakan posisi tubuh saat menikung tidak bisa disamaratakan untuk setiap kondisi.

banner 325x300

Pada kecepatan normal, pengendara dianjurkan menjaga posisi tubuh tetap selaras dengan kemiringan sepeda motor. Sementara ketika melakukan manuver pada kecepatan sangat rendah, posisi tubuh dapat dimanfaatkan untuk membantu menjaga keseimbangan.

“Ketika menikung pada kecepatan tertentu, sepeda motor akan mendapat pengaruh gaya sentrifugal yang membuat kendaraan cenderung bergerak keluar dari arah tikungan. Pengendara perlu menyesuaikan posisi tubuh dan kendaraan agar tetap seimbang serta dapat mengikuti arah tikungan,” jelas Christofer.

Salah satu teknik yang perlu dipahami pengendara adalah membedakan posisi Lean In The Bike dan Lean Out The Bike.

Pada kondisi berkendara dengan kecepatan lebih tinggi dan manuver yang memungkinkan, pengendara dapat menggunakan teknik Lean In The Bike. Posisi tubuh dibuat lebih condong ke arah dalam tikungan dibandingkan kemiringan sepeda motor.

Sementara Lean Out The Bike merupakan posisi tubuh yang cenderung berlawanan dengan arah tikungan. Teknik ini lebih berkaitan dengan manuver pada kecepatan sangat rendah.

“Ketika berbelok pada kecepatan sangat rendah, misalnya sekitar 5 kilometer per jam atau di bawahnya, pengaruh putaran roda terhadap kestabilan kendaraan menjadi lebih kecil. Dalam kondisi tersebut, sepeda motor menjadi lebih sulit menjaga keseimbangan sehingga posisi tubuh dapat digunakan untuk membantu mempertahankan kendaraan agar tidak mudah tumbang,” kata Christofer.

Meski demikian, posisi tubuh yang berlawanan dengan arah tikungan bukan berarti dapat diterapkan pada semua kondisi. Pengendara tetap harus mempertimbangkan kecepatan, kondisi permukaan jalan, radius tikungan, hingga situasi lalu lintas sebelum melakukan manuver.

Menurut Christofer, kesalahan memilih posisi tubuh justru dapat membuat pengendara lebih sulit menjaga keseimbangan dan mengendalikan arah sepeda motor.

Selain posisi tubuh, pengendara juga perlu memperhatikan kecepatan ketika memasuki tikungan. Kecepatan berlebih dapat membuat pengendara kesulitan mengoreksi arah ketika kendaraan mulai melebar dari jalur.

Pandangan pun sebaiknya diarahkan ke jalur atau arah yang dituju. Pengendara tidak dianjurkan terus-menerus terpaku pada bagian jalan yang berada tepat di depan roda.

Teknik menikung juga sebaiknya tidak dipelajari hanya dari kebiasaan pengendara lain atau video di media sosial. Setiap teknik memiliki penerapan yang berbeda sesuai kondisi dan karakteristik manuver.

“Keselamatan berkendara tidak hanya berkaitan dengan penggunaan perlengkapan keselamatan, tetapi juga bagaimana pengendara memahami dan menerapkan teknik berkendara dengan tepat,” ujar Duri Yanto, Sales Manager Main Dealer Capella Honda Kepri.

Karena itu, pemahaman mengenai teknik berkendara perlu dibarengi latihan yang tepat. Pengendara harus mampu membaca kondisi jalan, menyesuaikan kecepatan, serta menentukan posisi tubuh yang sesuai sebelum dan saat memasuki tikungan.

Edukasi mengenai teknik berkendara menjadi salah satu materi yang dapat dipelajari melalui kegiatan keselamatan berkendara. Dengan memahami teknik dasar secara tepat, pengendara diharapkan tidak sekadar mampu mengendalikan motor, tetapi juga dapat mengambil keputusan yang lebih aman ketika menghadapi berbagai kondisi di jalan. (*)

banner 325x300
Carousels

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *