PLTU Tanjung Sauh Siap Pasok Listrik Batam-Bintan Akhir Tahun

Kepala BP Batam Amsakar Achmad menyaksikan penandatanganan nota kesepahaman antara BP Batam, PT Nusatama Properta Panbil, PT PLN Batam, dan PT Panbil Utilitas Sentosa di Marketing Center BP Batam, Kamis (23/7). Foto. Humas BP Batam.
banner 120x600
banner 468x60

berita1.id, Batam – Badan Pengusahaan (BP) Batam mempercepat pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Sauh melalui penandatanganan dua nota kesepahaman dengan Panbil Group dan PT PLN Batam. Langkah ini diharapkan mempercepat realisasi investasi sekaligus memperkuat infrastruktur energi untuk menopang pertumbuhan industri di Batam.

Penandatanganan dilakukan di Marketing Center BP Batam, Kamis (23/7). Nota kesepahaman pertama diteken BP Batam dengan PT Nusatama Properta Panbil terkait dukungan investasi dan percepatan perizinan di KEK Tanjung Sauh. Kesepakatan itu ditandatangani Kepala BP Batam Amsakar Achmad bersama Komisaris Utama PT Nusatama Properta Panbil Johanes Kennedy Aritonang.

banner 325x300

“Keberadaan PLTU Tanjung Sauh didukung oleh lokasi yang strategis dan terintegrasi dengan sistem kelistrikan yang telah ada, sehingga mampu saling melengkapi dengan PLTU Tanjung Kasam,” ujar Johanes.

Pada kesempatan yang sama, PT PLN Batam dan PT Panbil Utilitas Sentosa juga menandatangani nota kesepahaman mengenai penguatan keandalan sistem kelistrikan Batam. Dokumen tersebut ditandatangani Direktur Utama PT PLN Batam Kwin Fo bersama Direktur Utama PT Panbil Utilitas Sentosa Frans Richard Leonard.

Johanes menjelaskan, Panbil Group saat ini tengah membangun Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Tanjung Sauh dengan kapasitas tahap pertama sebesar 300 megawatt (MW). Pembangkit tersebut ditargetkan mulai memasok listrik ke Batam dan Bintan pada Desember 2026, sedangkan unit kedua dijadwalkan beroperasi pada Maret 2027.

Menurutnya, proyek tersebut menjadi bagian penting dalam pengembangan KEK Tanjung Sauh sebagai kawasan industri baru sekaligus hub energi dan logistik yang akan meningkatkan daya saing Batam di tingkat regional.

Direktur Utama PT PLN Batam, Kwin Fo, mengatakan tambahan pasokan listrik dari PLTU Tanjung Sauh sangat dibutuhkan seiring meningkatnya konsumsi energi akibat pertumbuhan investasi, industri, maupun kebutuhan rumah tangga.

“Pertumbuhan investasi membutuhkan pasokan listrik yang semakin besar dan andal. Di sisi lain, kebutuhan listrik dari sektor industri maupun rumah tangga juga terus meningkat. Karena itu, kehadiran KEK Tanjung Sauh menjadi angin segar bagi PLN Batam dalam menjaga keandalan pasokan listrik,” kata Kwin.

Sementara itu, Kepala BP Batam Amsakar Achmad mengapresiasi sinergi yang dibangun bersama Panbil Group dan PT PLN Batam. Menurutnya, kolaborasi tersebut menjadi langkah strategis untuk mempercepat pengembangan KEK Tanjung Sauh sekaligus memperkuat posisi Batam sebagai kawasan investasi yang kompetitif.

“Semoga kerja sama dan kontribusi yang kita bangun bersama ini mampu memberikan manfaat nyata bagi percepatan investasi, pertumbuhan ekonomi daerah, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ujar Amsakar. (*)

banner 325x300
Carousels

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *