berita1.id, Batam – Gangguan suplai air minum kembali terjadi di sejumlah wilayah Batam. Kebocoran susulan terdeteksi pada jaringan distribusi air minum di Jalan Utama, tepat di depan Kawasan Batamindo, Muka Kuning, Jumat (28/8).
Kebocoran tersebut diketahui tim teknis sekitar pukul 13.00 WIB. Lokasi kebocoran merupakan titik yang sebelumnya tengah dalam proses penanganan.
Temuan itu muncul ketika pengaliran air dilakukan secara bertahap menuju jaringan pelanggan. Tim teknis kemudian langsung melakukan pengamanan lokasi dan penanganan untuk mencegah gangguan semakin meluas.
BU SPAM BP Batam bersama PT Air Batam Hilir bergerak cepat mempersiapkan material, peralatan, serta dukungan alat berat yang dibutuhkan untuk mempercepat proses perbaikan.
Namun, selama pekerjaan berlangsung, suplai air minum ke sejumlah wilayah terpaksa dihentikan sementara. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan proses perbaikan dapat berjalan aman dan optimal.
Sejumlah wilayah yang berpotensi terdampak antara lain Batam Center, Sukajadi, Batu Batam, Anggrek Mas, Orchid Park, Rosedale, Dutamas, Eden Park, Industri Batam Center, Citra Batam, Marchelia, Livia, Kintamani, Bengkong Nusantara, Sagulung Baru, Tembesi, Barelang, Sei Lekop, Fanindo, Marina, dan wilayah sekitarnya.
Anggota/Deputi Bidang Pengusahaan BP Batam, Denny Tondano, menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat yang kembali terdampak akibat kebocoran susulan tersebut.
“Kami memahami bahwa air merupakan kebutuhan dasar masyarakat. Karena itu, kami menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang kembali dirasakan masyarakat. Saat ini tim di lapangan bergerak cepat untuk menangani kebocoran dan memulihkan pelayanan,” ujar Denny.
Denny mengatakan, penanganan tidak hanya mengejar kecepatan, tetapi juga memastikan aspek keselamatan pekerjaan, kondisi jaringan, serta kualitas pelayanan kepada pelanggan tetap menjadi perhatian.
“Kami tidak ingin pekerjaan dilakukan terburu-buru tetapi justru menimbulkan persoalan baru. Yang kami dorong adalah penanganan yang cepat, tepat, dan memastikan jaringan dapat kembali berfungsi dengan baik. Tim teknis terus berkoordinasi dan perkembangan di lapangan akan kami pantau,” katanya.
Kebocoran susulan ini, lanjut Denny, juga menjadi bahan evaluasi bagi BP Batam bersama PT Air Batam Hilir. Evaluasi mencakup kesiapan teknis, pengawasan pekerjaan, hingga langkah mitigasi untuk mengantisipasi potensi gangguan layanan.
“Setiap kejadian menjadi catatan penting bagi kami untuk memperbaiki pelayanan. Evaluasi akan dilakukan secara menyeluruh agar penanganan ke depan semakin baik dan gangguan serupa dapat diminimalkan,” tegasnya.
BP Batam bersama PT Air Batam Hilir mengimbau masyarakat di wilayah terdampak untuk menggunakan persediaan air secara bijak selama proses perbaikan berlangsung.
Informasi terbaru mengenai perkembangan pekerjaan dan pemulihan suplai air akan disampaikan secara berkala melalui kanal resmi PT Air Batam Hilir.
BP Batam juga mengapresiasi pengertian dan kesabaran masyarakat selama proses penanganan. Tim gabungan di lapangan dipastikan terus bekerja untuk memulihkan layanan secepat dan sebaik mungkin. (*)



















