Batam  

Ribuan Warga Bershalawat di Belakang Padang, Amsakar Tekankan Pentingnya Persaudaraan

Ribuan masyarakat memadati Lapangan Indra Sakti, Belakang Padang, Sabtu (5/9) malam, mengikuti Belakang Padang Bershalawat Jilid 2. Wali Kota Batam Amsakar Achmad mengajak masyarakat meneladani akhlak Rasulullah SAW dan memperkuat persaudaraan di tengah era digitalisasi.
banner 120x600
banner 468x60

berita1.id, Batam – Gema shalawat menggema di Lapangan Indra Sakti, Kecamatan Belakang Padang, Sabtu (5/9) malam. Ribuan masyarakat berkumpul mengikuti Belakang Padang Bershalawat Jilid 2 dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW. Kegiatan tersebut turut dihadiri Wali Kota Batam Amsakar Achmad.

Di hadapan masyarakat, Amsakar mengajak umat Islam menjadikan Rasulullah SAW sebagai teladan dalam menjalani kehidupan sehari-hari. Ia menilai sosok Nabi Muhammad SAW memiliki akhlak dan sifat mulia yang patut dicontoh oleh seluruh umat.

banner 325x300

“Ketika kita memperbincangkan Rasulullah SAW, kita memperbincangkan sosok Al Amin, penutup para rasul dan suri teladan yang baik bagi kita semua,” ujar Amsakar.

Menurutnya, Rasulullah SAW diutus sebagai rahmat bagi seluruh alam atau rahmatan lil alamin. Karena itu, kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW tidak cukup hanya diwujudkan melalui peringatan Maulid Nabi, tetapi juga harus tercermin melalui akhlak dan perilaku dalam kehidupan sehari-hari.

Amsakar juga mengajak masyarakat memperbanyak shalawat sebagai salah satu bentuk kecintaan kepada Rasulullah SAW. “Basahi lisan kita dengan senantiasa bershalawat kepada Rasulullah. Mudah-mudahan kecintaan kita kepada Rasulullah membawa keberkahan dalam kehidupan kita,” katanya.

Ia kemudian menyoroti tema Belakang Padang Bershalawat Jilid 2, yakni “Mempererat Rasa Kasih Sayang dan Persaudaraan di Era Digitalisasi Menuju Batam Maju”. Menurut Amsakar, tema tersebut sangat relevan dengan kehidupan masyarakat saat ini.

Di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan digitalisasi, kata dia, masyarakat tetap perlu menjaga nilai kasih sayang, persaudaraan, dan kebersamaan. Kemajuan Batam tidak cukup hanya diukur dari pembangunan fisik maupun pertumbuhan ekonomi, tetapi juga dari kualitas hubungan sosial masyarakat.

“Tema yang diangkat ini adalah tema yang paling relevan. Di tengah era digitalisasi, bagaimana kita tetap mempererat kasih sayang dan persaudaraan. Batam harus maju, tetapi kemajuan itu harus tetap dibangun dengan kebersamaan,” ujarnya.

Amsakar berharap semangat persaudaraan yang tumbuh melalui kegiatan tersebut tidak berhenti pada malam peringatan Maulid Nabi. Nilai-nilai kebersamaan itu diharapkan terus diterapkan dalam kehidupan bermasyarakat.

Ia juga berharap seluruh ikhtiar masyarakat bersama pemerintah dalam membangun Batam mendapat keberkahan dan membawa kebaikan bagi seluruh masyarakat. “Semoga Batam selalu menjadi negeri yang dirahmati,” katanya.

Suasana Belakang Padang Bershalawat Jilid 2 berlangsung semarak. Lantunan shalawat menggema di kawasan tersebut, sementara masyarakat mengikuti rangkaian kegiatan dengan antusias.

Selain lantunan shalawat, acara juga diisi tausiah yang disampaikan penceramah Muhammad Aldiansyah atau Gus Aldi. Pesan-pesan keagamaan yang disampaikan turut mengajak masyarakat memperkuat kecintaan kepada Rasulullah SAW serta menjaga persaudaraan.

Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan pemberian hadiah kepada Masjid Nurul Huda sebagai juara pertama Pawai Belakang Padang Bershalawat Jilid 2.

Penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi atas partisipasi masyarakat dalam menyemarakkan kegiatan keagamaan sekaligus memperkuat semangat kebersamaan dan persaudaraan di Kecamatan Belakang Padang. (*)

banner 325x300
Carousels

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *