Gerakan Langit Biru Dimulai dari Batam, Demokrat Ajak Warga Lawan Sampah

banner 120x600
banner 468x60

berita1.id, Batam – Menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Partai Demokrat ke-25 pada 9 September mendatang, Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Kota Batam menggelar aksi bersih-bersih lingkungan di Simpang Perumahan Yafindo, Kecamatan Sagulung, Jumat (10/7). Melalui kegiatan tersebut, Demokrat mengajak masyarakat membangun budaya peduli kebersihan sekaligus mendukung upaya penanganan persoalan sampah yang masih menjadi tantangan di Kota Batam.

Sekitar 300 peserta mengikuti kegiatan gotong royong tersebut. Mereka terdiri atas kader Partai Demokrat, pengurus PAC Demokrat Sagulung, warga sekitar, organisasi kepemudaan Pemuda Pancasila, hingga perwakilan Pemerintah Kota Batam. Bersama-sama mereka membersihkan tumpukan sampah, memangkas ilalang, serta mengangkat endapan yang menyumbat saluran drainase agar aliran air kembali lancar dan lingkungan menjadi lebih sehat.

banner 325x300

Ketua DPC Partai Demokrat Kota Batam, Sahat Parulian, mengatakan aksi tersebut merupakan implementasi instruksi Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) melalui program Gerakan Asri yang mengusung semangat Aman, Sehat, Resik, dan Indah. Menurutnya, gerakan itu juga selaras dengan program Presiden Prabowo Subianto yang mendorong terciptanya lingkungan bersih dan sehat.

“Kami ingin menunjukkan bahwa kepedulian terhadap lingkungan tidak cukup hanya disampaikan lewat slogan. Perubahan harus dimulai dari aksi nyata. Melalui gerakan ini kami mengajak seluruh masyarakat bergotong royong menjaga kebersihan agar Batam menjadi kota yang lebih sehat, nyaman, dan indah,” ujar Sahat.

Ia menegaskan persoalan sampah tidak bisa sepenuhnya dibebankan kepada pemerintah. Dibutuhkan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat untuk membangun kebiasaan menjaga kebersihan, dimulai dari lingkungan rumah tangga hingga kawasan permukiman.

Menurut Sahat, upaya membangun budaya bersih juga perlu diiringi dengan penguatan sistem pengelolaan sampah. Ia menyinggung pembahasan perubahan Peraturan Daerah Kota Batam Nomor 11 Tahun 2013 tentang Pengelolaan Sampah yang tengah berlangsung di DPRD Kota Batam. Regulasi tersebut diharapkan mampu memperkuat tata kelola persampahan, termasuk mendorong pembentukan bank sampah di lingkungan permukiman agar sampah memiliki nilai ekonomi dan tidak seluruhnya berakhir di tempat pembuangan akhir.

Sementara itu, Sekretaris DPD Partai Demokrat Kepulauan Riau, Remon, menjelaskan kegiatan bertajuk Gerakan Langit Biru dilaksanakan secara serentak di berbagai daerah di Indonesia sebagai rangkaian HUT ke-25 Partai Demokrat.

Di Provinsi Kepulauan Riau, kata Remon, kegiatan serupa akan digelar secara bergilir selama dua bulan ke depan di seluruh kabupaten dan kota, mulai dari Bintan, Tanjungpinang, Natuna, hingga Anambas, sebelum ditutup kembali di Batam bertepatan dengan puncak peringatan HUT Partai Demokrat.

Ia menjelaskan Simpang Perumahan Yafindo dipilih karena terdapat saluran drainase yang dipenuhi sampah dan semak sehingga berpotensi menghambat aliran air. Bersama Satuan Laskar Langit Biru, pembersihan difokuskan pada kawasan tersebut sebagai langkah mencegah genangan sekaligus mengedukasi masyarakat agar tidak membuang sampah sembarangan.

“Persoalan sampah adalah tanggung jawab bersama. Lingkungan yang bersih hanya bisa terwujud jika masyarakat ikut berperan aktif. Melalui Gerakan Langit Biru, kami ingin menumbuhkan kesadaran bahwa menjaga kebersihan merupakan kebutuhan bersama, bukan hanya kewajiban pemerintah,” kata Remon.

Aksi bersih-bersih itu menjadi pembuka rangkaian kegiatan HUT ke-25 Partai Demokrat di Kepulauan Riau. Selain memperingati hari jadi partai, kegiatan tersebut diharapkan mampu memperkuat budaya gotong royong serta meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap kebersihan lingkungan di Kota Batam. (*)

banner 325x300
Carousels

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *