Jaga Air Baku, BP Batam dan McDermott Tanam 400 Bambu Betung

BP Batam bersama PT McDermott Indonesia menanam 400 bibit Bambu Betung di kawasan Daerah Tangkapan Air (DTA) Bendungan Sei Nongsa, Jumat (7/8). Penghijauan melalui program CSR ini menjadi bagian dari upaya menjaga fungsi kawasan tangkapan air sekaligus memperkuat keberlanjutan sumber daya air baku di Kota Batam. Foto: Humas BP Batam.
banner 120x600
banner 468x60

berita1.id, Batam – Badan Pengusahaan (BP) Batam terus memperkuat upaya menjaga keberlanjutan sumber daya air sebagai salah satu fondasi pembangunan Kota Batam. Kali ini, BP Batam menggandeng dunia usaha dan akademisi untuk memperkuat fungsi kawasan tangkapan air melalui aksi penghijauan di Bendungan Sei Nongsa.

Bersama PT McDermott Indonesia, BP Batam menanam 400 bibit Bambu Betung di kawasan Daerah Tangkapan Air (DTA) Bendungan Sei Nongsa, Jumat (7/8). Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program Corporate Social Responsibility (CSR) bertajuk “Preserving Our Water With Bamboo Planting: A Biodiversity Initiative by McDermott Indonesia”.

banner 325x300

“Menanam pohon adalah menanam harapan untuk masa depan. Apa yang kita lakukan hari ini merupakan bagian dari upaya menjaga lingkungan sekaligus memastikan keberlanjutan sumber daya air bagi generasi mendatang. Kami berharap kolaborasi positif ini terus berkembang dan menginspirasi semakin banyak pihak untuk bersama-sama menjaga keandalan air baku di Kota Batam,” ujar Anggota/Deputi Bidang Pengusahaan BP Batam, Denny Tondano.

Penanaman 400 bibit Bambu Betung tersebut menyasar kawasan DTA Bendungan Sei Nongsa yang memiliki luas 21,55 hektare. Kawasan ini menjadi salah satu bagian penting dalam mendukung keberlanjutan sistem penyediaan air baku Batam.

Bendungan Sei Nongsa sendiri merupakan salah satu infrastruktur sumber daya air di Batam yang telah beroperasi sejak 1979. Karena itu, menjaga kawasan tangkapan air di sekitar bendungan menjadi langkah penting untuk mempertahankan fungsi ekologis sekaligus mendukung keberlanjutan ketersediaan air baku.

Pemilihan Bambu Betung juga bukan tanpa alasan. Tanaman tersebut memiliki sistem perakaran yang kuat dan lebat sehingga dapat membantu mengikat struktur tanah, mengurangi potensi erosi, serta meningkatkan kemampuan tanah dalam menyerap air.

Dalam jangka panjang, keberadaan vegetasi tersebut diharapkan mampu memperkuat fungsi kawasan tangkapan air sekaligus menjaga kualitas lingkungan di sekitar Bendungan Sei Nongsa.

Denny mengapresiasi komitmen PT McDermott Indonesia serta keterlibatan Universitas Ibnu Sina Batam dan berbagai pihak lainnya dalam kegiatan penghijauan tersebut.

Menurutnya, menjaga keberlanjutan air baku bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah. Upaya tersebut membutuhkan dukungan dan kepedulian seluruh elemen masyarakat, termasuk dunia usaha dan perguruan tinggi.

Ia menambahkan, kolaborasi lintas sektor dalam menjaga lingkungan sejalan dengan komitmen BP Batam untuk menciptakan keseimbangan antara percepatan pembangunan dan keberlanjutan lingkungan.

“Pembangunan Batam tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga harus didukung dengan pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan,” katanya.

Perwakilan PT McDermott Indonesia, Thomas A. Labrie, turut menyampaikan apresiasi kepada BP Batam dan seluruh pihak yang terlibat dalam program tersebut. Ia berharap aksi penghijauan dapat memberikan dampak ekologis jangka panjang sekaligus memperkuat kepedulian bersama terhadap kelestarian lingkungan di Batam.

Kegiatan tersebut juga mendapat dukungan dari Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Kepulauan Riau, Dinas Lingkungan Hidup Kota Batam, Kapolsek Nongsa beserta jajaran, perwakilan PT Air Batam Hulu, serta akademisi Universitas Ibnu Sina Batam.

Melalui sinergi lintas sektor tersebut, BP Batam menegaskan bahwa keberlanjutan lingkungan merupakan bagian integral dari pembangunan Batam. Perlindungan kawasan tangkapan air, penghijauan, dan penguatan ekosistem menjadi langkah strategis untuk menjaga kebutuhan air baku sekaligus mendukung Batam sebagai kawasan investasi dan pusat pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. (*)

banner 325x300
Carousels

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *