Pipa 800 Milimeter Muka Kuning Tuntas, Air Mulai Mengalir

Kepala BP Batam Amsakar Achmad meninjau langsung proses perbaikan jaringan pipa air minum di kawasan Muka Kuning, Sabtu (29/8). Amsakar menegaskan, pemulihan layanan air merupakan prioritas utama. Ia meminta seluruh tim teknis terus mengawal distribusi hingga tekanan air kembali stabil di seluruh wilayah terdampak. Foto. Humas BP Batam.
banner 120x600
banner 468x60

berita1.id, Batam – Pekerjaan perbaikan jaringan pipa air minum di kawasan Muka Kuning akhirnya rampung. Badan Pengusahaan (BP) Batam bersama PT Air Batam Hilir menyelesaikan pekerjaan tersebut pada Sabtu (29/8) pukul 14.45 WIB.

Dengan selesainya pekerjaan, pengaliran air minum kepada pelanggan di sejumlah wilayah terdampak mulai dilakukan secara bertahap. Pemulihan distribusi dilakukan dengan tetap mengutamakan kestabilan tekanan dan keamanan jaringan agar tidak menimbulkan gangguan lanjutan.

banner 325x300

“Kami memahami kebutuhan masyarakat. Karena itu, setelah pekerjaan selesai, pengaliran dilakukan bertahap agar jaringan tidak kembali mengalami gangguan. Saya minta proses pemulihan ini dipantau secara ketat sampai pelayanan benar-benar normal,” kata Kepala BP Batam Amsakar Achmad.

Amsakar sebelumnya meninjau langsung lokasi pekerjaan pada Sabtu siang. Peninjauan dilakukan untuk memastikan proses perbaikan berjalan sesuai target dan seluruh tahapan penanganan dilakukan secara optimal.

Ia menegaskan, pemulihan layanan air menjadi salah satu prioritas utama BP Batam. Seluruh jajaran teknis dan pengelola layanan diminta terus mengawal proses distribusi hingga tekanan air kembali stabil di seluruh wilayah terdampak.

“Saya meninjau langsung lokasi untuk memastikan pekerjaan ini benar-benar tuntas dan masyarakat segera mendapatkan kembali layanan air. Tidak boleh ada pembiaran terhadap gangguan layanan dasar. Seluruh tim harus bekerja maksimal, terukur, dan memastikan jaringan aman sebelum aliran dipulihkan,” tegas Amsakar.

Pekerjaan relokasi pipa berdiameter 800 milimeter di depan Kawasan Batamindo tersebut telah dimulai sejak Rabu (26/8). Dalam pelaksanaannya, tim teknis menghadapi sejumlah kendala di lapangan, terutama pada proses penyambungan dan pengelasan pipa.

Kondisi itu membuat pengerjaan membutuhkan waktu lebih lama dari perencanaan awal. Bahkan, saat uji coba pengaliran dilakukan pada Jumat (28/8), tim teknis kembali menemukan kebocoran pada jaringan.

Temuan tersebut membuat proses pemulihan belum dapat dilakukan secara penuh. Tim teknis kemudian melakukan penanganan lanjutan, termasuk perbaikan dan pengujian secara cermat untuk memastikan sambungan pipa benar-benar aman sebelum jaringan kembali dioperasikan.

Setelah melalui proses perbaikan dan serangkaian pengujian, pekerjaan akhirnya dinyatakan selesai pada Sabtu (29/8) pukul 14.45 WIB. Pengaliran air kemudian dimulai secara bertahap untuk menjaga tekanan jaringan tetap aman sekaligus mengantisipasi potensi gangguan lanjutan.

Wilayah yang sebelumnya terdampak gangguan suplai air antara lain Tembesi, Barelang, Sagulung, Fanindo, Marina, dan sejumlah kawasan di sekitarnya.

BP Batam menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat karena gangguan suplai air berlangsung lebih lama dari perkiraan awal. Selama pekerjaan berlangsung, BP Batam juga menyalurkan bantuan air bersih kepada masyarakat di wilayah terdampak untuk memenuhi kebutuhan dasar warga.

Anggota/Deputi Bidang Pengusahaan BP Batam Denny Tondano mengatakan, pihaknya memahami bahwa air merupakan kebutuhan mendasar masyarakat. Karena itu, setiap gangguan terhadap layanan air menjadi perhatian serius.

“Yang paling utama adalah memastikan setelah perbaikan ini selesai, jaringan dapat kembali berfungsi dengan baik dan pelayanan kepada masyarakat segera pulih. Saat ini pengaliran air sudah mulai dilakukan secara bertahap. Kami mohon masyarakat tetap bersabar karena proses pemulihan tekanan dan distribusi air membutuhkan waktu agar kondisi jaringan kembali stabil,” ujar Denny.

BP Batam bersama PT Air Batam Hilir akan terus memantau proses pengaliran serta kondisi jaringan setelah pekerjaan selesai. Evaluasi juga dilakukan untuk meningkatkan kesiapan teknis, pengawasan pekerjaan, dan kualitas pelayanan air minum ke depan.

BP Batam turut mengapresiasi seluruh tim teknis yang telah bekerja intensif selama proses perbaikan, serta masyarakat yang telah bersabar dan memberikan pengertian selama gangguan layanan berlangsung. (*)

banner 325x300
Carousels

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *