Batam  

Hujan Deras dan Angin Kencang, Pohon Akasia Tumbang Rusak Atap Rumah Warga Sekupang

Pohon akasia yang tumbang akibat cuaca buruk di Perumahan Tiban Palem, Batam, Minggu (11/10/2026), merusak sebagian atap rumah, tanaman singkong, dan kandang ayam milik warga. Kejadian ini memicu kekhawatiran terhadap pohon-pohon besar lain di kawasan permukiman.
banner 120x600
banner 468x60

berita1.id, Batam – Hujan deras disertai angin kencang yang melanda Kota Batam, Minggu (11/10/2026) sore, menyebabkan sebuah pohon akasia berukuran besar tumbang dan menimpa sebagian atap rumah warga di Perumahan Tiban Palem, Kelurahan Tiban Baru, Kecamatan Sekupang.

Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 16.15 WIB itu sempat mengejutkan warga Blok A1, RT 002/RW 008. Suara gemuruh saat pohon tumbang membuat warga bergegas melihat kondisi di sekitar lokasi.

banner 325x300

Pohon tersebut tumbang di bagian belakang rumah warga yang berada di kawasan Blok A1 Nomor 7, 8, dan 9. Selain menimpa sebagian atap rumah, pohon juga merusak sejumlah tanaman singkong dan kandang ayam milik warga.

Beruntung, dalam laporan kejadian tersebut tidak disebutkan adanya korban jiwa. Meski demikian, insiden itu membuat warga khawatir, terutama terhadap keberadaan pohon-pohon besar lain di sekitar permukiman yang berpotensi tumbang saat cuaca buruk.

Kekhawatiran itu bukan tanpa alasan. Hujan deras yang disertai angin kencang dapat meningkatkan risiko pohon tumbang, terlebih jika kondisi pohon sudah rapuh atau tidak lagi cukup kuat menopang terpaan angin.

Lurah Tiban Baru, Pokas Maridinata, S.IP., mengatakan pihaknya telah meneruskan laporan kejadian tersebut kepada Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kota Batam agar segera ditindaklanjuti.

“Setelah menerima informasi dari warga, kami langsung meneruskan laporan ini kepada Disperkim Kota Batam agar pohon tumbang yang menimpa atap rumah warga segera mendapatkan penanganan,” ujarnya.

Ia menambahkan, pihak kelurahan akan berkoordinasi dengan pengurus RT dan RW setempat untuk mengidentifikasi pohon-pohon besar yang dinilai berisiko tumbang dan membahayakan rumah warga.

“Ke depan, kami bersama RT dan RW akan berkoordinasi dengan Disperkim untuk melakukan pemotongan pohon-pohon yang berpotensi tumbang. Upaya ini diharapkan bisa mencegah kejadian serupa dan mengurangi risiko bagi warga, terutama saat cuaca buruk,” katanya.

Sebelum kejadian pohon tumbang tersebut, BMKG Hang Nadim Batam telah mengeluarkan peringatan dini cuaca untuk wilayah Kepulauan Riau pada Minggu (11/10/2026) pukul 15.50 WIB.

Dalam pembaruan tersebut, BMKG menginformasikan potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat, petir, dan angin kencang mulai sekitar pukul 16.00 WIB.

Untuk wilayah Batam, potensi cuaca tersebut mencakup Kecamatan Sekupang, Bulang, Sei Beduk, Sagulung, Batu Aji, dan sekitarnya.

BMKG juga memperingatkan potensi meluasnya kondisi cuaca tersebut ke sejumlah wilayah lain, di antaranya Belakang Padang, Batu Ampar, Nongsa, Lubuk Baja, Galang, Bengkong, dan Batam Kota. Peringatan dini itu diperkirakan berlaku hingga pukul 18.00 WIB.

Menyikapi kondisi tersebut, masyarakat diimbau meningkatkan kewaspadaan saat hujan deras dan angin kencang melanda. Warga sebaiknya menghindari berteduh di bawah pohon besar, menjauhi papan reklame, serta memperhatikan kondisi bangunan di sekitar tempat tinggal.

Warga juga diminta segera melaporkan pohon yang terlihat miring, rapuh, atau berpotensi tumbang kepada pihak terkait agar dapat ditangani sebelum membahayakan keselamatan maupun menimbulkan kerugian lebih besar. (*)

banner 325x300
Carousels

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *