Batam  

Di Hari Kesaktian Pancasila, Amsakar Ajak Warga Rawat Kebersamaan

Wali Kota Batam Amsakar Achmad menjadi inspektur upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila Tingkat Kota Batam 2026 di Dataran Engku Putri, Batamcentre, Kamis (1/10). Ia menegaskan Pancasila menjadi fondasi penting dalam menjaga persatuan dan toleransi di Batam. Foto. HUMAS DISKOMINFO BATAM / DHEO ANANDA PUTRA.
banner 120x600
banner 468x60

berita1.id, Batam – Kota Batam yang dihuni masyarakat dari beragam suku, agama, dan latar belakang membutuhkan fondasi yang kuat untuk menjaga persatuan. Bagi Wali Kota Batam Amsakar Achmad, fondasi itu adalah Pancasila.

Pesan tersebut disampaikan Amsakar saat menjadi inspektur upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila Tingkat Kota Batam 2026 di Dataran Engku Putri, Batamcentre, Kamis (1/10).

banner 325x300

“Pancasila telah teruji oleh sejarah sebagai falsafah hidup yang mampu menyatukan seluruh elemen bangsa. Di Kota Batam yang sangat heterogen ini, nilai-nilai Pancasila adalah fondasi utama yang menjaga toleransi, kondusivitas, serta persatuan kita,” ujar Amsakar.

Menurut Amsakar, Hari Kesaktian Pancasila tidak semestinya berhenti sebagai agenda seremonial tahunan. Peringatan tersebut harus menjadi momentum untuk kembali menguatkan komitmen kebangsaan dan meneguhkan Pancasila sebagai ideologi yang mempersatukan masyarakat.

Ia mengatakan, nilai-nilai Pancasila perlu hadir dalam kehidupan sehari-hari, termasuk dalam menjalankan pemerintahan, membangun daerah, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Karena itu, ia mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk jajaran birokrasi Pemerintah Kota Batam, untuk menjaga semangat gotong royong dan rasa kebersamaan.

“Kunci kemajuan Batam ada pada kebersamaan dan rasa saling memiliki. Dengan menjadikan Pancasila sebagai kompas moral dalam bekerja dan berinteraksi, kita optimis mampu membawa Kota Batam menjadi daerah yang lebih maju, modern, dan berdaya saing,” katanya.

Batam sendiri merupakan salah satu daerah dengan karakter masyarakat yang beragam. Keragaman tersebut menjadi bagian dari dinamika kota yang terus berkembang sebagai pusat industri, perdagangan, dan jasa.

Dalam konteks itu, Amsakar menilai menjaga toleransi dan suasana yang kondusif menjadi bagian penting dalam mendukung pembangunan Batam.

Upacara peringatan tersebut dihadiri Wakil Wali Kota Batam Li Claudia Chandra, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Batam, kepala organisasi perangkat daerah (OPD), serta pegawai dari berbagai instansi.

Selain upacara, dalam kesempatan yang sama Amsakar menyerahkan Surat Keputusan (SK) masa akhir jabatan kepada sejumlah Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang memasuki masa purnatugas per 1 September 2026.

Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan pembacaan ikrar kesetiaan kepada Pancasila dan doa bersama untuk keselamatan serta kemajuan bangsa Indonesia, khususnya Kota Batam.

Upacara berlangsung tertib dan khidmat. Peringatan tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa menjaga persatuan di tengah keberagaman bukan hanya tugas pemerintah, tetapi juga tanggung jawab seluruh masyarakat. (*)

banner 325x300
Carousels

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *