Batam  

Pemko Batam Siapkan 1.984 Kuota Pelatihan Gratis, Skill Warga Digenjot

Wali Kota Batam, Amsakar Achmad bersama para pekerja. Pemko Batam menyediakan 82 jenis pelatihan berbasis kompetensi secara gratis bagi 1.984 tenaga kerja dan calon tenaga kerja pemegang KTP Kota Batam. Pilihannya beragam, mulai dari bahasa asing, digital marketing, teknologi, K3, kuliner, hingga Welder Las 6G. Foto. Humas Diskominfo Batam.
banner 120x600
banner 468x60

berita1.id, Batam – Kabar baik bagi tenaga kerja dan calon tenaga kerja di Kota Batam. Pemerintah Kota (Pemko) Batam menghadirkan 82 jenis pelatihan berbasis kompetensi secara gratis bagi 1.984 peserta pemegang KTP Kota Batam.

Program tersebut menjadi bagian dari realisasi 15 program prioritas Wali Kota Batam Amsakar Achmad bersama Wakil Wali Kota Batam Li Claudia Chandra. Seluruh rangkaian pelatihan, mulai dari proses pendaftaran hingga pelaksanaan, tidak dipungut biaya karena dibiayai melalui APBD Kota Batam Tahun Anggaran 2026.

banner 325x300

Wali Kota Batam Amsakar Achmad melalui Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Batam Rudi Panjaitan mengatakan, hingga saat ini 32 jenis pelatihan telah berjalan. Sementara pelatihan lainnya masih dalam tahap persiapan dan seleksi peserta

“Pelatihan ini menjadi salah satu upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia, sekaligus mempersiapkan tenaga kerja Batam agar memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan dunia usaha dan industri,” ujar Rudi.

Pelatihan yang disiapkan Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Batam mencakup beragam bidang. Mulai dari teknologi, konstruksi, manufaktur, keselamatan dan kesehatan kerja (K3), pariwisata, kuliner, hingga industri kreatif.

Masyarakat dapat memilih berbagai kompetensi sesuai minat dan kebutuhan. Di antaranya Accounting Level 1, Ahli K3 Umum, AutoCAD, Bahasa Inggris, Bahasa Jepang, Bahasa Mandarin, Desain Grafis, Digital Marketing UMKM, Editor Produk Multimedia, Electrical Technician, Fitter Pipe dan Fitter Structure, Food and Beverage, Operator Forklift, Human Capital, Jasa Boga dan Tata Boga.

Selain itu, tersedia pelatihan Web Development dan Web Programming, Mobile Programming, Mekanik Motor Roda Dua, Menjahit dan Tata Rias, Operator Excavator, Operator Komputer, Public Speaking, Rigger dan Scaffolding, Security, Teknisi Jaringan Komputer, hingga pelatihan Welder dengan jenjang Las 3G sampai 6G.

Beragamnya pilihan tersebut memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk memilih pelatihan yang sesuai dengan latar belakang pendidikan, pengalaman, maupun kompetensi yang ingin dikembangkan.

Namun, tidak semua pelatihan memiliki persyaratan yang sama. Sejumlah program menetapkan kualifikasi khusus bagi peserta.

Pelatihan HRD Pariwisata, Ahli K3 Umum, Operator K3, Operator K3 Migas, Pengawas K3 Migas, serta Petugas K3, misalnya, mensyaratkan pendidikan minimal Diploma 3.

Sementara itu, peserta yang mengikuti pelatihan Teknisi K3 Listrik akan memprioritaskan mereka yang memiliki latar belakang pendidikan atau kompetensi di bidang kelistrikan.

Persyaratan juga berlaku bagi peserta yang ingin mengikuti pelatihan las tingkat lanjut. Untuk Las 4G, 5G, hingga 6G, peserta yang telah memiliki pengalaman atau kompetensi Welder Dasar serta menguasai Las 1G, 2G, dan 3G menjadi prioritas.

Program pelatihan tersebut sebelumnya diawali dengan pendaftaran secara daring pada 9–10 Februari 2026. Peserta kemudian mengikuti proses daftar ulang dan verifikasi data pada 11–13 Februari 2026 sesuai kelompok nomor pelatihan yang dipilih.

Setelah tahapan administrasi, calon peserta mengikuti seleksi berupa tes tertulis dan wawancara di Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) yang ditunjuk Disnaker Kota Batam.

Program pelatihan berbasis kompetensi ini diharapkan dapat memperluas akses masyarakat Batam terhadap peningkatan keterampilan sekaligus memperbesar peluang untuk masuk ke dunia kerja.

Terlebih, Batam merupakan salah satu daerah dengan aktivitas industri yang terus berkembang. Kebutuhan terhadap tenaga kerja yang memiliki keterampilan dan sertifikasi kompetensi pun menjadi semakin penting.

Melalui 82 jenis pelatihan dan kuota 1.984 peserta, Pemko Batam berharap semakin banyak tenaga kerja lokal yang memiliki bekal kompetensi sesuai kebutuhan industri.

Program tersebut sekaligus menjadi bagian dari komitmen Pemko Batam dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia dan meningkatkan daya saing tenaga kerja lokal di tengah perkembangan dunia usaha dan industri. (*)

banner 325x300
Carousels

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *