Batam  

Dari Rempang, Semangat Kemerdekaan Tumbuh dalam Kebersamaan

Warga dari berbagai wilayah Rempang dan Galang berkumpul memperingati HUT ke-81 Republik Indonesia. Kebersamaan menjadi salah satu makna kemerdekaan yang dirasakan masyarakat dalam peringatan tahun ini.
banner 120x600
banner 468x60

berita1.id, Batam – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia menjadi momentum bagi warga Rempang untuk kembali memaknai arti kemerdekaan. Upacara pengibaran Bendera Merah Putih digelar khidmat, Senin (17/8), dengan melibatkan masyarakat dari sejumlah wilayah di Rempang dan Galang bersama PT Makmur Elok Graha (MEG).

Warga dari Tanjung Kertang, Rempang Cate, Perumahan Rempang Eco City hingga Sijantung, Galang, hadir mengikuti rangkaian upacara. Sejumlah pelajar, mahasiswa yang tergabung dalam Tim Ekspedisi Patriot, serta mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH) turut bergabung bersama masyarakat.

banner 325x300

“Senang bisa ikut upacara dan merayakan kemerdekaan bersama. Momen yang paling berkesan adalah ketika warga berkumpul dalam suasana yang kompak dan penuh semangat,” ujar Ahmad, salah seorang warga Rempang.

Upacara berlangsung dalam suasana tertib dan penuh khidmat. Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) dari SMAN 10 Batam dipercaya menjalankan tugas mengibarkan Sang Merah Putih di hadapan seluruh peserta.

Kegiatan tersebut juga dihadiri Komandan Pos Angkatan Laut (Danposal) Pulau Galang, perwakilan Polsek Galang, serta perwakilan Direktorat Pengamanan BP Batam. Kehadiran berbagai unsur tersebut menambah semarak sekaligus memperkuat suasana kebersamaan dalam peringatan hari kemerdekaan.

Bagi warga Rempang, kemerdekaan bukan sekadar seremoni tahunan. Momentum tersebut menjadi kesempatan untuk berkumpul, mempererat hubungan antarsesama, sekaligus mengingat kembali pentingnya menjaga kerukunan di tengah masyarakat.

Ahmad mengatakan, kebersamaan yang terlihat dalam peringatan kemerdekaan menjadi pengingat agar kekompakan antarwarga terus dijaga. Ia berharap hubungan baik yang telah terjalin dapat dipertahankan dalam kehidupan sehari-hari.

“Semoga kebersamaan seperti ini terus ada. Kita bisa saling menghargai dan saling membantu dalam kehidupan sehari-hari,” katanya.

Hal senada disampaikan Midah, warga Rempang lainnya. Menurutnya, makna kemerdekaan tidak hanya terlihat dari pengibaran bendera dan pelaksanaan upacara, tetapi juga dari kehidupan masyarakat yang berlangsung damai dan rukun.

“Bagi saya, merdeka itu ketika kita bisa hidup dengan tenang, saling menghargai, dan menjaga hubungan baik dengan sesama. Semoga masyarakat Rempang selalu rukun dan saling membantu,” tuturnya.

Semangat kemerdekaan juga terasa di kalangan generasi muda. Salah satunya Embun, anggota Paskibra dari SMAN 10 Batam yang mendapat kepercayaan mengibarkan Sang Merah Putih dalam upacara tersebut.

Bagi Embun, tugas tersebut memiliki arti khusus karena menjadi pengalaman terakhirnya sebagai pelajar SMA. Proses latihan yang dijalani bersama tim juga memberikan pelajaran mengenai kedisiplinan dan tanggung jawab.

“Senang dan bangga bisa dipercaya menjadi petugas pengibar bendera. Karena ini tahun terakhir saya di SMA, pengalaman ini jadi sangat berkesan,” ujar Embun.

Ia mengaku proses latihan menjadi pengalaman yang menyenangkan. Para pelatih dari AGP dan MEG, kata dia, turut memberikan bimbingan hingga seluruh anggota Paskibra mampu menjalankan tugas dengan baik.

“Dari proses ini, kami belajar tentang kekompakan, kedisiplinan, dan tanggung jawab,” katanya.

Keterlibatan para pelajar dalam upacara tersebut menjadi bagian penting dalam menanamkan nilai-nilai kebangsaan kepada generasi muda. Mereka tidak hanya menjalankan tugas sebagai pengibar bendera, tetapi juga belajar bekerja dalam tim dan bertanggung jawab terhadap amanah yang diberikan.

Peringatan HUT ke-81 RI di Rempang akhirnya menjadi ruang perjumpaan bagi masyarakat dari berbagai wilayah. Warga berkumpul dalam satu suasana, mengikuti upacara, dan merayakan kemerdekaan tanpa memandang perbedaan latar belakang.

Kebersamaan itu sekaligus memperkuat kedekatan antara MEG dan masyarakat Rempang. Semangat kemerdekaan diwujudkan melalui sikap saling menghargai, kepedulian, serta kemauan untuk menjaga hubungan baik di tengah masyarakat.

Melalui momentum tersebut, MEG berharap semangat persatuan dan gotong royong terus tumbuh di Rempang. Kemerdekaan tidak berhenti pada upacara pengibaran bendera, tetapi juga tercermin dalam kehidupan sehari-hari melalui kerukunan, kepedulian, dan kebersamaan.

Dari Rempang, Merah Putih berkibar bukan hanya sebagai simbol kemerdekaan, tetapi juga menjadi pengingat bahwa persatuan dan kebersamaan merupakan bagian penting dalam menjaga kehidupan masyarakat. (*)

banner 325x300
Carousels

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *