Batam  

Resmi Dilantik, Ucok Cantik: HIPAKAD Harus Hadir dan Memberi Manfaat

Ketua Umum DPP HIPAKAD Hariara Tambunan melantik Safrijal Ganti Sitorus alias Ucok Cantik sebagai Ketua DPD HIPAKAD Kepri periode 2025-2030 di Hotel Planet Holiday, Batam, Sabtu (15/8).
banner 120x600
banner 468x60

berita1.id, Batam – “Saya minta HIPAKAD Kepri harus mampu mengambil peran yang lebih luas sesuai fungsinya, ikut memajukan daerah, menghargai keberagaman, serta memperjuangkan nilai-nilai kebangsaan yang berlandaskan Pancasila dan UUD 1945.”

Pesan itu disampaikan Ketua Umum DPP HIPAKAD, Hariara Tambunan, saat melantik jajaran pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Himpunan Putra-Putri Keluarga Angkatan Darat (HIPAKAD) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) masa bakti 2025-2030 di Hotel Planet Holiday, Jodoh, Kota Batam, Sabtu (15/8).

banner 325x300

Pelantikan tersebut sekaligus menandai resminya Safrizal Ganti Sitorus, yang akrab disapa Ucok Cantik, sebagai Ketua DPD HIPAKAD Kepri. Ia dipercaya memimpin organisasi yang menjadi wadah putra-putri keluarga besar TNI Angkatan Darat itu untuk lima tahun ke depan.

Acara berlangsung meriah. Ruang pelantikan dipenuhi pengurus, anggota, keluarga besar HIPAKAD, serta tamu undangan dari berbagai unsur. Nuansa kebersamaan terasa sejak prosesi pengukuhan hingga rangkaian sambutan. Tepuk tangan dan sorak dukungan mengiringi pengurus baru yang berdiri mengenakan atribut organisasi.

Sejumlah pejabat daerah, petinggi TNI-Polri, perwakilan instansi pemerintah, dunia usaha, dan organisasi kemasyarakatan turut hadir. Kehadiran mereka membuat pelantikan bukan sekadar agenda internal organisasi, melainkan juga menjadi ajang mempertemukan berbagai elemen masyarakat di Batam dan Kepulauan Riau.

Hariara mengatakan, pelantikan pengurus baru seharusnya tidak berhenti sebagai seremoni pergantian kepemimpinan. Ada tanggung jawab yang lebih besar setelah sumpah dan pengukuhan dilakukan.

Menurut dia, amanah dalam organisasi merupakan bentuk kepercayaan yang harus dijawab melalui kerja nyata. Karena itu, pengurus HIPAKAD Kepri diminta menghadirkan energi baru serta menjadikan organisasi sebagai bagian dari kehidupan masyarakat.

HIPAKAD, kata Hariara, tidak cukup hanya menjadi tempat berhimpunnya putra-putri keluarga besar TNI AD. Organisasi tersebut harus mampu memberi manfaat dan menjadi teladan di tengah masyarakat.

“Bangun sinergi dan komunikasi yang baik dengan TNI, Polri, Pemerintah Daerah, dunia usaha serta organisasi kemasyarakatan lainnya,” ujar Hariara.

Ia menilai kolaborasi dengan berbagai pihak penting agar HIPAKAD dapat menjalankan fungsi sosialnya sekaligus mengambil bagian dalam pembangunan daerah. Keberagaman masyarakat Kepulauan Riau juga harus menjadi kekuatan yang dirawat.

Di sisi lain, Ucok Cantik menegaskan bahwa kekompakan menjadi fondasi utama kepengurusan yang dipimpinnya. Ia mengajak seluruh jajaran tidak berjalan sendiri-sendiri, melainkan menjaga komunikasi dan kebersamaan dalam menjalankan program organisasi.

“Satu Jiwa, Satu Korsa, Satu Komando,” kata Ucok, menegaskan semangat yang akan menjadi pijakan kepengurusannya.

Bagi Ucok, pelantikan itu bukan hanya pengukuhan struktur organisasi. Ada semangat lama yang ingin kembali dihidupkan, yakni persaudaraan putra-putri keluarga prajurit TNI AD yang sejak dahulu dikenal dengan sebutan “anak kolong”.

Istilah tersebut, menurut Ucok, tidak semata berkaitan dengan lingkungan tempat seseorang tumbuh. Di balik sebutan anak kolong terdapat nilai persaudaraan, disiplin, kesederhanaan, loyalitas dan kebersamaan yang terbentuk sejak masa kanak-kanak di lingkungan keluarga prajurit.

“Semangat anak kolong tidak semata-mata berbicara tentang tempat seseorang tumbuh, tetapi juga tentang persaudaraan, disiplin, kesederhanaan, loyalitas dan kebersamaan yang terbentuk sejak masa kecil di lingkungan keluarga prajurit,” ujarnya.

Ia optimistis nilai-nilai tersebut dapat menjadi perekat bagi keluarga besar HIPAKAD di Kepri. Kepengurusan baru di bawah komandonya juga diminta bekerja secara tertib, membangun kolaborasi dengan berbagai komponen masyarakat, dan memastikan organisasi tidak kehilangan arah dalam menjalankan program.

“Pelantikan ini diharapkan menjadi awal baru untuk memperkuat kultur organisasi yang berperan aktif dalam pembangunan daerah, menjaga nilai pengabdian keluarga besar TNI AD, serta menjadi mitra strategis pemerintah dalam membangun masyarakat yang maju, berdaya, dan nasionalis,” ujar Ucok.

Pelantikan itu dihadiri Ketua DPRD Kepri H. Iman Sutiwan, Ketua DPRD Batam Muhammad Kamaluddin, Gubernur Kepri H. Ansar Ahmad, serta Wali Kota Batam sekaligus Kepala BP Batam Amsakar Achmad.

Dari unsur TNI hadir Pangdam XIX/Tuanku Tambusai Mayjen TNI Dr. Agus Hadi Waluyo, Danrem 033/Wira Pratama Brigjen TNI Bambang Herqutanto, Dandim 0316/Batam Kolonel Arh Yane Eka Putra, serta jajaran TNI-Polri lainnya.

Sejumlah pimpinan organisasi kemasyarakatan dan dunia usaha juga hadir, antara lain Ketua Kadin Kota Batam Romi Nasir Hutabarat, Ketua Umum Lembaga Adat Melayu (LAM) Kota Batam YM Dato’ Wira Setia Utama Raja Haji Muhammad Amin, yang juga dipercaya sebagai Dewan Penasehat HIPAKAD Kepri, serta perwakilan berbagai organisasi masyarakat di Kota Batam dan Provinsi Kepri.

Kepengurusan baru HIPAKAD Kepri kini menghadapi pekerjaan lima tahun ke depan. Tantangannya bukan hanya menjaga soliditas internal, tetapi juga membuktikan bahwa organisasi tersebut mampu hadir dan memberi manfaat bagi masyarakat Kepulauan Riau. (*)

banner 325x300
Carousels

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *