Perpani Kepri Bidik Tiga Besar Nasional, Turunkan 55 Atlet pada Kejurnas Panahan Junior 2026 di Kudus

Nawla Aufa Qonita putri dari Syamsul Paloh, Ketua PERPANI Batam dan Penasihat SMSI Kepuluan Riau mewakili Provinsi Kepulauan Riau dalam Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Panahan Junior 2026 di Kudus, Jawa Tengah.
banner 120x600
banner 468x60

berita1.id, Batam – Persatuan Panahan Indonesia (Perpani) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) memasang target tinggi pada Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Panahan Junior 2026 di Kudus, Jawa Tengah. Mengandalkan 55 atlet terbaik yang telah menjalani pemusatan latihan selama dua bulan, kontingen Kepri optimistis mampu menembus tiga besar nasional.

Kontingen resmi dilepas Sekretaris Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Sekdispora) Kepri yang mewakili Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad, Sabtu (18/7). Dalam kesempatan itu, para atlet diminta menjaga semangat juang, menjunjung tinggi sportivitas, serta membawa nama baik Kepulauan Riau di tingkat nasional.

banner 325x300

“Saya melihat semangat para atlet luar biasa selama mengikuti training center. Persiapan yang dilakukan juga berjalan sesuai program. Karena itu kami optimistis target masuk tiga besar nasional dapat tercapai,” kata Ketua Umum Perpani Kepri, Abdul Razak.

Ia menjelaskan, seluruh atlet telah mengikuti training center (TC) selama dua bulan sebagai bagian dari persiapan menghadapi Kejurnas. Program yang berakhir pada 13 Juli 2026 itu difokuskan pada peningkatan teknik, kondisi fisik, hingga mental bertanding agar atlet siap menghadapi persaingan nasional.

Kontingen Kepri dijadwalkan bertolak ke Kudus pada 20 Juli 2026 untuk mengikuti Kejurnas Panahan Junior yang berlangsung hingga 30 Juli mendatang.

Abdul Razak menyebutkan, kontingen yang diberangkatkan berjumlah 75 orang, terdiri atas 55 atlet serta 20 pelatih dan ofisial. Jumlah tersebut menjadikan Kepulauan Riau sebagai salah satu kontingen terbesar yang tampil pada kejuaraan tersebut.

Bahkan, berdasarkan jumlah peserta, Perpani Kepri menempati peringkat ketujuh secara nasional. Sementara di luar Pulau Jawa, Kepri menjadi kontingen terbesar, mengungguli Bali, Kalimantan Selatan, maupun sejumlah provinsi di Sumatera.

Menurutnya, besarnya jumlah atlet yang diberangkatkan menjadi bukti pembinaan olahraga panahan di Kepulauan Riau terus berkembang. Pihaknya berharap peningkatan kuantitas tersebut juga diikuti dengan prestasi di arena nasional.

Selain kesiapan atlet dan pelatih, Abdul Razak mengapresiasi dukungan para orang tua yang selama ini terus mendampingi proses latihan. Bahkan sekitar 40 orang tua dan anggota keluarga akan berangkat secara mandiri ke Kudus untuk memberikan dukungan langsung kepada para atlet.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh orang tua yang terus mendampingi dan memberikan motivasi kepada anak-anaknya. Dukungan keluarga menjadi kekuatan besar bagi atlet untuk tampil percaya diri dan memberikan kemampuan terbaik,” ujarnya.

Ia pun berpesan agar seluruh atlet bertanding dengan tenang, fokus, dan percaya diri, tanpa melupakan nilai sportivitas.

“Kami tetap optimistis. Dengan persiapan yang sudah dilakukan selama dua bulan dan dukungan semua pihak, insyaallah target kami tetap masuk tiga besar nasional. Kami mohon doa dan dukungan masyarakat Kepulauan Riau agar para atlet dapat memberikan hasil terbaik,” tegasnya.

Abdul Razak menutup pesannya dengan memberikan semangat kepada seluruh atlet yang akan berlaga di Kudus.

“Selamat berjuang para atlet terbaik Perpani Kepri. Bawa pulang prestasi dan kebanggaan. Kami mendukung penuh dan mendoakan. Perpani bisa, Perpani juara. Salam olahraga, Perpani jaya!” pungkasnya. (*)

banner 325x300
Carousels

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *