Panahan Masuk Sekolah, Disdik Batam dan Perpani Siapkan Atlet Masa Depan

Ketua Perpani Batam Syamsul Paloh dan Sekretaris Disdik Batam Larno beserta atlet panahan serta pengurus Perpani Batam. Disdik Batam dukung Perpani mengenalkan panahan kepada pelajar SD dan SMP. Harapannya, makin banyak bibit atlet lahir dan membawa nama Batam, Kepri hingga Indonesia. Foto. Zabur Anjasfianto.
banner 120x600
banner 468x60

berita1.id, Batam – Upaya mencetak atlet panahan berprestasi dari kalangan pelajar terus didorong di Kota Batam. Dinas Pendidikan (Disdik) Batam membuka ruang kolaborasi dengan Persatuan Panahan Indonesia (Perpani) Batam untuk memperkenalkan olahraga tersebut lebih luas di lingkungan sekolah.

Sinergi itu mengemuka saat Sekretaris Disdik Batam, Sularno, menerima audiensi jajaran pengurus Perpani Batam di Kantor Disdik Batam, Kamis (10/9).

banner 325x300

Pertemuan tersebut menjadi langkah awal untuk memperkuat pengembangan olahraga panahan di tingkat pendidikan dasar. Sasaran utamanya adalah pelajar SD dan SMP yang dinilai memiliki potensi untuk dibina sejak usia dini.

Sularno mengapresiasi prestasi yang telah ditorehkan atlet-atlet binaan Perpani Batam di berbagai kejuaraan, termasuk di tingkat nasional.

Menurutnya, capaian tersebut menunjukkan bahwa panahan memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai salah satu cabang olahraga yang diminati pelajar Batam.

“Kami mengapresiasi prestasi atlet panahan binaan Perpani Batam. Untuk kegiatan sosialisasi dan pengenalan olahraga panahan di sekolah-sekolah, Dinas Pendidikan mendukung penuh,” ujar Sularno.

Dukungan tersebut disambut positif Perpani Batam. Ketua Perpani Batam, Syamsul Paloh, mengatakan audiensi dilakukan untuk mempererat komunikasi sekaligus membangun kerja sama dengan Disdik dalam mengenalkan olahraga panahan kepada pelajar.

Menurut Syamsul, sekolah menjadi salah satu pintu penting untuk menemukan dan membina bibit-bibit atlet baru.

Ia pun bersyukur usulan yang disampaikan Perpani mendapat respons positif dari Disdik Batam.

“Alhamdulillah, semua masukan dan usulan kami diterima dengan baik. Tahapan selanjutnya akan kami tindak lanjuti melalui komunikasi dan koordinasi yang berkelanjutan,” kata Syamsul.

Tak hanya sosialisasi, Perpani Batam juga menyampaikan usulan agar panahan dapat dipertandingkan dalam Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN).

Namun, terkait usulan tersebut, Disdik Batam menjelaskan bahwa penetapan cabang olahraga yang dipertandingkan dalam O2SN merupakan kewenangan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen).

Pemerintah daerah, kata Syamsul, berada pada posisi menjalankan ketentuan dan regulasi yang telah ditetapkan pemerintah pusat.

“Disdik menjelaskan bahwa kewenangan memasukkan cabang olahraga ke dalam O2SN berada di tingkat kementerian. Daerah mengikuti regulasi yang berlaku,” jelasnya.

Di sisi lain, Perpani Batam turut mengapresiasi kebijakan Pemerintah Kota Batam yang memberikan ruang bagi atlet berprestasi untuk melanjutkan pendidikan di sekolah negeri tingkat SMP.

Bagi Perpani, dukungan tersebut memiliki arti penting bagi perkembangan atlet muda. Sebab, para pelajar tidak harus memilih antara pendidikan dan prestasi olahraga.

Kesempatan untuk mendapatkan akses pendidikan sekaligus terus mengembangkan kemampuan di bidang olahraga dinilai dapat menjadi motivasi tambahan bagi atlet muda untuk berprestasi.

“Kami sangat mengapresiasi dukungan terhadap atlet berprestasi untuk mendapatkan akses pendidikan. Ini menjadi motivasi bagi atlet muda untuk terus meningkatkan prestasi, baik di bidang olahraga maupun akademik,” kata Syamsul.

Ke depan, Perpani berharap kolaborasi dengan Disdik Batam dapat semakin diperkuat. Sosialisasi di sekolah diharapkan mampu membuat olahraga panahan semakin dikenal dan diminati pelajar.

Dari sana, bibit-bibit potensial dapat ditemukan lebih awal untuk kemudian mendapatkan pembinaan secara berkelanjutan.

Targetnya pun tak sekadar melahirkan juara di tingkat daerah. Perpani Batam ingin pembinaan sejak usia sekolah menjadi bagian dari jalan panjang untuk mencetak atlet yang mampu membawa nama Batam dan Kepulauan Riau ke level nasional hingga internasional.

“Kami berharap sinergi ini mampu melahirkan lebih banyak atlet panahan yang mampu mengharumkan nama Batam, Kepulauan Riau, hingga Indonesia di berbagai ajang, termasuk Olimpiade Olahraga Siswa Nasional,” pungkas Syamsul. (*)

banner 325x300
Carousels

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *