berita1.id, Batam – Krisis pasokan air bersih yang melanda warga Kavling Lama RW 08, Kecamatan Sagulung, mendapat respons dari Polresta Barelang. Melalui Satuan Samapta, polisi menyalurkan ribuan liter air bersih untuk membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari masyarakat yang terdampak.
Pendistribusian air bersih tersebut dilakukan pada Senin (31/8) sekitar pukul 13.00 WIB. Sebanyak 6.000 liter air bersih disalurkan menggunakan satu unit kendaraan Armoured Water Cannon (AWC). Lima personel Sat Samapta dikerahkan untuk memastikan proses pendistribusian berlangsung aman, tertib, dan tepat sasaran.
“Polri akan terus berupaya hadir dan memberikan pelayanan kepada masyarakat, termasuk membantu memenuhi kebutuhan air bersih ketika terjadi kendala pasokan. Kegiatan ini merupakan wujud kepedulian dan respons kami terhadap kondisi yang dialami masyarakat,” ujar Kasat Samapta Polresta Barelang AKP Satri Putra.
Terhentinya aliran air di kawasan tersebut membuat warga kesulitan mendapatkan air untuk kebutuhan sehari-hari. Kondisi itu mendorong jajaran Polresta Barelang turun langsung ke tengah masyarakat dengan memberikan bantuan air bersih sebagai solusi sementara.
Tak hanya mendistribusikan air, personel Sat Samapta juga membantu mengatur proses penyaluran kepada rumah-rumah warga. Kehadiran polisi di lokasi membuat pendistribusian berjalan lebih teratur sekaligus memastikan bantuan dapat diterima oleh masyarakat yang membutuhkan.
Bantuan tersebut mendapat apresiasi dari warga RW 08 Kavling Lama. Masyarakat menyampaikan terima kasih kepada Polresta Barelang karena bantuan air bersih itu dinilai sangat membantu, terutama selama pasokan air belum kembali normal.
Polresta Barelang menegaskan komitmennya untuk terus hadir memberikan pelayanan kepada masyarakat, termasuk ketika warga menghadapi persoalan yang berkaitan dengan kebutuhan dasar.
Selain itu, masyarakat yang membutuhkan bantuan kepolisian atau menemukan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) diimbau segera menghubungi layanan Polisi 110. Layanan tersebut dapat digunakan untuk menyampaikan laporan maupun meminta kehadiran petugas agar dapat ditindaklanjuti dengan cepat sesuai kondisi di lapangan. (*)



















