berita1.id, Batam – Keberadaan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) yang kerap berada di lingkungan warga menjadi salah satu keluhan yang disampaikan masyarakat Kelurahan Tanjung Sengkuang, Kecamatan Batu Ampar. Warga berharap persoalan tersebut mendapat perhatian dan penanganan dari pihak terkait.
Keluhan itu disampaikan dalam kegiatan Jumat Curhat Kamtibmas yang digelar Polsek Batu Ampar di sebuah kios di RT 001/RW 015, Kelurahan Tanjung Sengkuang, Jumat (28/8). Kegiatan yang berlangsung pukul 10.00 hingga 10.45 WIB tersebut dihadiri ketua RT dan RW, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta sejumlah warga.
“Di wilayah kami banyak sekali ODGJ yang kami tidak tahu dari mana datangnya. Harapan kami ada penertiban terhadap ODGJ tersebut. Kami juga berharap terus berkoordinasi dengan Bhabinkamtibmas apabila ada persoalan sosial maupun tindak pidana agar lingkungan kami tetap aman dan nyaman,” ujar Ketua RT 01 dalam kesempatan tersebut.
Menanggapi keluhan itu, Bhabinkamtibmas Tanjung Sengkuang Bripka Iwan Setiawan menyampaikan apresiasi atas informasi yang diberikan warga. Ia menegaskan, komunikasi antara masyarakat dan kepolisian penting agar berbagai persoalan di lingkungan dapat segera ditindaklanjuti.
Polsek Batu Ampar juga mengajak masyarakat untuk tidak ragu melaporkan apabila menemukan gangguan keamanan maupun persoalan sosial yang berpotensi mengganggu ketertiban lingkungan. Masyarakat dapat menghubungi Bhabinkamtibmas, kantor polisi terdekat, maupun layanan Polisi 110.
Selain itu, warga juga diperkenalkan dengan layanan Dumas Japri Kapolsek Batu Ampar melalui nomor 0822-2727-4700. Layanan tersebut diharapkan dapat mempermudah masyarakat menyampaikan laporan maupun informasi yang membutuhkan perhatian kepolisian.
Ps Kanit Binmas Polsek Batu Ampar Aiptu Icuk Sugiarto, mewakili Kapolsek Batu Ampar Kompol Amru Abdullah, menyampaikan terima kasih kepada seluruh warga dan tokoh masyarakat yang telah hadir dalam kegiatan tersebut.
Ia mengajak masyarakat untuk terus bersinergi dengan kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Menurutnya, informasi dari masyarakat sangat dibutuhkan untuk mengetahui kondisi di lapangan sekaligus mencegah berbagai potensi gangguan keamanan.
“Kami mengajak seluruh warga untuk bersama-sama menjaga situasi kamtibmas di lingkungan. Apabila ada kejadian menonjol, tindak pidana, maupun persoalan yang dapat mengganggu keamanan, segera sampaikan kepada Bhabinkamtibmas atau kepolisian,” ujar Icuk.
Dalam kegiatan tersebut, polisi juga mengingatkan masyarakat untuk ikut mewaspadai potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla), terutama di tengah kondisi cuaca yang dapat berubah dari panas menjadi hujan secara tiba-tiba.
Warga juga diminta segera melapor apabila terjadi banjir, longsor, pohon tumbang, maupun kejadian lain yang membahayakan masyarakat. Langkah cepat dinilai penting untuk mencegah dampak yang lebih besar.
Kegiatan Jumat Curhat tersebut merupakan bagian dari upaya kepolisian mendekatkan diri dengan masyarakat sekaligus menyerap langsung berbagai persoalan yang terjadi di lingkungan. Masukan warga nantinya menjadi bahan evaluasi dalam meningkatkan pelayanan kepolisian sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.
Sejumlah personel Polsek Batu Ampar turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Bhabinkamtibmas Batu Merah Brigadir Kelfin Agustino Siregar, Bhabinkamtibmas Tanjung Sengkuang Bripka Iwan Setiawan, Bhabinkamtibmas Kampung Seraya Aiptu M. Thohir, Bhabinkamtibmas Sei Jodoh Aipda Rio Tanjung, serta jajaran Polsek Batu Ampar.
Polsek Batu Ampar memastikan kegiatan sambang dan patroli di permukiman warga akan terus dilakukan sebagai bagian dari upaya menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif.
Kegiatan ditutup dengan foto bersama antara personel Polsek Batu Ampar dan masyarakat. Silaturahmi tersebut diharapkan dapat memperkuat sinergi serta komunikasi antara polisi dan warga dalam menjaga keamanan di wilayah hukum Polsek Batu Ampar. (*)



















