berita1.id, Batam – Kabar baik bagi wartawan di Kepulauan Riau (Kepri) yang ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang sarjana terapan. Politeknik ‘Aisyiyah Batam (Polita) menawarkan beasiswa pendidikan Diploma Empat (D4) bagi anggota Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kepri melalui kerja sama yang ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU), Selasa (13/10/2026).
Direktur Polita Susanna, S.I.Kom., M.M., mengatakan beasiswa tersebut tersedia untuk tiga program studi yang ditawarkan kampusnya. Ketiganya yakni Relasi Industri, Logistik dan Perdagangan Internasional, serta Bahasa Inggris untuk Komunikasi Bisnis.
“Kami menawarkan beasiswa untuk tiga program studi bagi para anggota PWI Kepri,” kata Susanna saat penandatanganan MoU di Sekretariat Graha PWI Kepri, Kompleks Pertokoan Purimas, Batam Center.
Namun, kerja sama kedua institusi ini tidak hanya berbicara soal kesempatan kuliah bagi wartawan. Polita juga membuka peluang kolaborasi dalam kegiatan pendidikan, diskusi profesional, hingga keterlibatan praktisi media dalam proses pembelajaran mahasiswa.
Susanna menilai, pengalaman wartawan di lapangan dapat menjadi sumber pengetahuan yang relevan bagi mahasiswa, terutama dalam memahami praktik komunikasi dan kebutuhan dunia kerja. Wartawan yang memenuhi kualifikasi pendidikan minimal sarjana (S1), misalnya, berpeluang dilibatkan sebagai dosen praktisi untuk berbagi pengalaman mengenai penulisan siaran pers atau press release.
“Kerja sama ini payungnya saja. Kalau nantinya ada kerja sama turunan, bisa kita lakukan,” ujarnya.
Salah satu bidang yang berpotensi dikembangkan adalah Relasi Industri. Menurut Susanna, program studi ini dapat menjadi ruang untuk mempertemukan kalangan akademisi dan wartawan dalam membahas persoalan hubungan industrial serta dinamika ketenagakerjaan di Batam.
Polita pun membuka peluang menggelar diskusi kelompok terarah atau focus group discussion (FGD) bersama PWI Kepri. Melalui kegiatan tersebut, berbagai persoalan di dunia industri dapat dibahas dengan melibatkan pihak-pihak yang memiliki pengalaman dan pemahaman langsung di lapangan.
Selain itu, PWI Kepri juga berpeluang dilibatkan dalam kegiatan kampus lainnya. Kolaborasi tersebut diharapkan tidak berhenti pada penandatanganan MoU, tetapi berlanjut menjadi program nyata yang bermanfaat bagi mahasiswa, wartawan, dan dunia industri.
Polita Bidik Kebutuhan Dunia Industri
Polita merupakan perguruan tinggi ketiga Muhammadiyah di Batam, setelah Sekolah Tinggi Ilmu Komputer (STIKOM) Muhammadiyah dan Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Muhammadiyah. Di lingkungan perguruan tinggi ‘Aisyiyah, Polita tercatat sebagai kampus ke-15 dalam jaringan perguruan tinggi tersebut.
Izin operasional Polita terbit pada 24 Juni 2026, sedangkan peresmian kampus dilaksanakan pada 12 September 2026.
Berbeda dengan sejumlah politeknik ‘Aisyiyah di daerah lain yang berfokus pada bidang kesehatan, Polita mengarahkan program pendidikannya untuk menjawab kebutuhan sektor industri. Tiga program studi yang ditawarkan berkaitan dengan hubungan industrial, logistik, perdagangan internasional, serta komunikasi bisnis berbahasa Inggris.
Arah pendidikan tersebut dinilai relevan dengan karakter Batam sebagai kawasan industri dan perdagangan. Melalui kerja sama dengan PWI Kepri, Polita juga membuka ruang pertukaran pengetahuan antara lingkungan akademik dan kalangan profesional yang sehari-hari bersentuhan dengan berbagai persoalan di masyarakat.
PWI Kepri Dorong Pendidikan Wartawan
Ketua PWI Kepri Saibansah Dardani menyambut baik tawaran beasiswa tersebut. Ia mengatakan, peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan merupakan salah satu perhatian PWI Kepri dalam mendukung pengembangan kompetensi anggota.
“Salah satu program utama PWI Kepri adalah bidang pendidikan bagi anggota, seperti Uji Kompetensi Wartawan dan pendidikan lainnya, termasuk kuliah D4 ini,” ujar Saibansah yang akrab disapa Cak Iban.
Ia menyampaikan apresiasi kepada Direktur Polita Susanna atas kesempatan beasiswa yang diberikan kepada anggota PWI Kepri. Menurutnya, kerja sama tersebut dapat menjadi pintu masuk bagi berbagai kegiatan bersama di bidang pendidikan dan pengembangan profesional wartawan.
Cak Iban berharap, MoU yang telah ditandatangani dapat ditindaklanjuti dengan program yang melibatkan anggota PWI Kepri dan mahasiswa Polita, sehingga manfaat kerja sama dapat dirasakan secara langsung oleh kedua belah pihak.
“Semoga dari MoU ini akan dapat diikuti dengan berbagai kegiatan bersama yang melibatkan antara mahasiswa Polita dengan anggota PWI Kepri,” ujar Cak Iban, yang juga Ahli Pers Dewan Pers. (*)



















