berita1.id, Batam – Rumah Sakit Badan Pengusahaan (RSBP) Batam disiapkan menjadi rumah sakit pendidikan utama bagi mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Internasional Batam (UIB). Kerja sama ini membuka jalan bagi calon dokter untuk menjalani pembelajaran klinik dengan dukungan fasilitas dan layanan medis yang tersedia di RSBP Batam.
Persiapan tersebut ditandai dengan penandatanganan perjanjian kerja sama antara BP Batam dan UIB di Marketing Center BP Batam, Selasa (27/10/2026). Kesepakatan ditandatangani Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam, Ariastuty Sirait, bersama Dekan Fakultas Kedokteran UIB, dr. Wira Mondana.
“Perjanjian kerja sama ini menjadi langkah bersama BP Batam dan UIB dalam mempersiapkan RSBP Batam sebagai rumah sakit pendidikan utama. Kami berharap kerja sama ini dapat segera ditindaklanjuti dan berjalan dengan baik bagi kedua belah pihak,” kata Ariastuty.
Kerja sama tersebut merupakan tindak lanjut nota kesepahaman yang telah ditandatangani kedua pihak pada 26 Oktober 2025. Melalui kesepakatan ini, RSBP Batam dipersiapkan untuk mendukung kepaniteraan klinik, yakni tahap pendidikan ketika mahasiswa kedokteran menjalani pembelajaran langsung di lingkungan pelayanan kesehatan.
Ariastuty mengatakan, RSBP Batam memiliki 27 poliklinik spesialis serta didukung layanan rawat inap, instalasi gawat darurat, kamar bedah, laboratorium, dan radiologi. Fasilitas tersebut menjadi modal untuk menunjang proses pembelajaran klinik bagi calon dokter.
Menurutnya, koordinasi antara BP Batam, RSBP Batam, dan UIB perlu terus diperkuat agar tahapan persiapan berjalan sesuai kebutuhan pendidikan dan pelayanan rumah sakit.
Di sisi lain, kerja sama ini juga diharapkan mendukung peningkatan kualitas pendidikan dokter yang relevan dengan kebutuhan masyarakat. Rektor UIB, Dr. Iskandar Itan, menyampaikan apresiasi atas dukungan BP Batam dan RSBP Batam terhadap pengembangan pendidikan kedokteran di Batam.
“Melalui kerja sama ini, kami berharap pendidikan dokter dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Dukungan BP Batam dan RSBP Batam menjadi penyemangat bagi kami untuk menyelenggarakan pendidikan yang berkualitas,” ujar Iskandar.
Ia berharap kolaborasi kedua institusi tidak berhenti pada pendidikan klinik, tetapi juga dapat berkembang ke bidang kesehatan masyarakat.
Penandatanganan perjanjian tersebut turut disaksikan Anggota/Deputi Bidang Administrasi dan Keuangan BP Batam, Alexander Zulkarnain; Rektor UIB, Dr. Iskandar Itan; serta Direktur RSBP Batam, dr. Tanto Budiharto. Sejumlah pejabat BP Batam, manajemen RSBP Batam, dan delegasi UIB juga hadir dalam kegiatan tersebut.
Melalui kerja sama ini, RSBP Batam diharapkan tidak hanya berperan dalam memberikan pelayanan kesehatan, tetapi juga mendukung proses pendidikan dan pembentukan kompetensi klinis calon dokter di Batam. (*)



















