Keluhan Masyarakat Ditindaklanjuti, Jalan Gajah Mada Direkonstruksi

BP Batam mulai merekonstruksi Jalan Gajah Mada ruas Pura Agung Amertha Buana hingga Taman Kota. Proyek yang ditargetkan rampung dalam satu bulan ini diharapkan meningkatkan keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan. Foto. Humas BP Batam.
banner 120x600
banner 468x60

berita1.id, Batam – Badan Pengusahaan (BP) Batam mulai melakukan rekonstruksi Jalan Gajah Mada pada ruas Pura Agung Amertha Buana hingga Taman Kota. Perbaikan dilakukan sebagai respons atas kerusakan jalan yang belakangan dikeluhkan masyarakat sekaligus upaya menghadirkan infrastruktur yang lebih aman, nyaman, dan andal bagi para pengguna jalan.

Pekerjaan rekonstruksi ditargetkan selesai dalam waktu satu bulan dengan catatan kondisi cuaca mendukung. Selama proses berlangsung, masyarakat diimbau untuk berhati-hati karena sejumlah titik akan mengalami pengaturan lalu lintas.

banner 325x300

Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam, Ariastuty Sirait, mengatakan pekerjaan dilakukan secara menyeluruh agar kualitas jalan lebih baik dan dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang. “Tujuan utama pekerjaan ini adalah meningkatkan keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan. Kami memahami proses pelaksanaannya menimbulkan ketidaknyamanan sementara, namun perbaikan ini diperlukan agar masyarakat memperoleh infrastruktur jalan yang lebih baik, lebih aman, dan lebih berkualitas,” ujarnya, Selasa (28/7).

Menurut Ariastuty, sebelum pekerjaan dimulai BP Batam telah berkoordinasi dengan sejumlah instansi terkait untuk menyiapkan skema rekayasa lalu lintas. Selain itu, sosialisasi kepada masyarakat juga dilakukan melalui media sosial serta jaringan mitra media BP Batam agar pengguna jalan dapat menyesuaikan aktivitasnya selama proses rekonstruksi berlangsung.

Ia berharap masyarakat dapat memberikan dukungan sehingga pekerjaan dapat selesai sesuai target tanpa mengabaikan kualitas konstruksi maupun aspek keselamatan.

“Kami berterima kasih atas pengertian dari masyarakat. Dukungan dari seluruh pihak sangat kami harapkan agar proses rekonstruksi dapat diselesaikan tepat waktu tanpa mengurangi standar mutu maupun aspek keselamatan,” katanya.

BP Batam juga memastikan pengawasan terhadap proyek terus diperketat. Langkah tersebut dilakukan agar seluruh tahapan pekerjaan sesuai dengan spesifikasi teknis sekaligus memenuhi standar keselamatan kerja di lapangan.

Terkait insiden kecelakaan yang terjadi di sekitar lokasi proyek pada Senin (27/7), BP Batam menyampaikan keprihatinan dan simpati kepada korban beserta keluarganya. Peristiwa tersebut, menurut Ariastuty, menjadi evaluasi untuk semakin memperkuat penerapan aspek keselamatan selama pelaksanaan proyek infrastruktur.

“Kami turut prihatin atas musibah yang terjadi dan mendoakan agar korban segera pulih. Peristiwa ini menjadi catatan bagi kami untuk terus memperkuat aspek keselamatan dalam setiap pelaksanaan pekerjaan infrastruktur,” ucapnya.

Sebagai bentuk kepedulian, BP Batam telah memberikan bantuan biaya pengobatan kepada korban serta mengunjungi korban dan keluarga untuk memberikan dukungan secara langsung.

Selama proses rekonstruksi berlangsung, BP Batam mengimbau seluruh pengguna jalan agar selalu mematuhi rambu-rambu lalu lintas, mengikuti arahan petugas di lapangan, dan meningkatkan kewaspadaan demi keselamatan bersama. (*)

banner 325x300
Carousels

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *