berita1.id, Pekanbaru – Gerimis tak menyurutkan antusiasme masyarakat mengikuti Bazar UMKM Gemilang Pegadaian yang digelar di area Car Free Day (CFD) Jalan Cut Nyak Meutia, Pekanbaru, Minggu (27/9).
Kegiatan yang digelar PT Pegadaian (Persero) Kantor Wilayah II Pekanbaru tersebut menjadi ruang bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) binaan untuk memperkenalkan sekaligus memasarkan produk mereka langsung kepada masyarakat.
Bazar ini merupakan bagian dari rangkaian program Gerakan UMKM Binaan Pegadaian Naik Kelas (GEMILANG). Program tersebut dirancang untuk mendorong pengembangan usaha melalui pembinaan, peningkatan kapasitas, promosi, serta perluasan akses pasar bagi UMKM binaan Pegadaian.
Beragam produk UMKM binaan Pegadaian turut dipamerkan dan dijajakan dalam kegiatan tersebut. Masyarakat yang datang ke kawasan CFD pun dapat berbelanja sekaligus mengenal lebih dekat produk-produk yang dihasilkan para pelaku usaha binaan.
Tak hanya bazar, Pegadaian juga menghadirkan sejumlah kegiatan pendukung, seperti Senam Sehat dan Pengobatan Gratis yang digelar melalui kolaborasi dengan Kimia Farma.
Meski hujan gerimis sempat mengguyur kawasan kegiatan, masyarakat tetap antusias mengikuti rangkaian acara. Peserta senam, pengunjung bazar, hingga masyarakat yang memanfaatkan layanan kesehatan gratis tetap bertahan hingga kegiatan selesai.
Kegiatan tersebut sekaligus menjadi kelanjutan dari pembinaan yang sebelumnya diberikan kepada 30 UMKM binaan Pegadaian melalui pelatihan pada Kamis (17/9/2026).
Pelatihan itu menjadi bagian dari upaya meningkatkan pengetahuan dan kemampuan pelaku UMKM. Setelah mendapatkan pembekalan, para peserta kemudian diberikan ruang untuk mempraktikkan sekaligus mengembangkan hasil pembinaan melalui kegiatan bazar.
Pemimpin Wilayah PT Pegadaian (Persero) Kantor Wilayah II Pekanbaru Agus Riyadi mengatakan, program Gemilang merupakan bentuk komitmen Pegadaian untuk memberikan pendampingan yang lebih menyeluruh kepada UMKM binaan.
Menurutnya, dukungan terhadap UMKM tidak cukup hanya melalui akses pembiayaan. Pelaku usaha juga membutuhkan peningkatan kapasitas serta kesempatan untuk memperkenalkan produk dan memperluas pasar.
“Melalui Gerakan UMKM Binaan Pegadaian Naik Kelas atau Gemilang, kami ingin memberikan pendampingan yang lebih menyeluruh kepada para pelaku UMKM binaan. Tidak hanya melalui pelatihan, tetapi juga dengan memberikan kesempatan untuk memperkenalkan dan memasarkan produk mereka secara langsung kepada masyarakat,” ujar Agus.
Ia menilai UMKM memiliki peran penting dalam menggerakkan perekonomian masyarakat. Karena itu, diperlukan sinergi dan kolaborasi berbagai pihak untuk menciptakan ekosistem yang mendukung pertumbuhan pelaku UMKM.
Agus berharap kegiatan seperti Bazar UMKM Gemilang dapat meningkatkan kepercayaan diri pelaku usaha untuk terus mengembangkan bisnis, memperbaiki kualitas produk, dan memperluas jaringan pemasaran.
“Kami berharap kegiatan seperti ini dapat menjadi momentum bagi UMKM binaan Pegadaian untuk semakin percaya diri dalam mengembangkan usahanya, meningkatkan kualitas produk, memperluas pasar, dan pada akhirnya benar-benar naik kelas,” katanya.
Ia juga mengapresiasi antusiasme masyarakat yang tetap hadir meski kondisi cuaca kurang bersahabat.
“Ini menunjukkan bahwa kegiatan yang melibatkan UMKM dan masyarakat memiliki energi positif yang kuat,” tambahnya.
Ke depan, Pegadaian berkomitmen melanjutkan pembinaan dan membuka peluang kolaborasi bagi UMKM binaan. Harapannya, pelaku usaha tidak berhenti setelah mengikuti pelatihan maupun bazar, tetapi mampu mengembangkan usaha secara mandiri dan berkelanjutan.
“Harapan kami, UMKM binaan Pegadaian tidak berhenti pada tahap mengikuti pelatihan atau bazar saja. Setelah mendapatkan pembinaan, kami ingin mereka terus bertumbuh, mampu memperluas jaringan, meningkatkan kualitas dan daya saing produknya, serta memiliki pasar yang semakin luas,” ujar Agus.
Melalui program Gemilang, Pegadaian Kanwil II Pekanbaru terus mendorong pengembangan UMKM melalui pembinaan, peningkatan kapasitas, dan pembukaan akses pasar. Bazar UMKM Gemilang menjadi salah satu langkah untuk mempertemukan produk UMKM binaan dengan masyarakat sekaligus mendorong pelaku usaha untuk terus bertumbuh dan naik kelas. (*)



















