Batam-(Berita1.id)-Suasana hangat dan penuh kebersamaan terasa di Aglow Hotel Harbour Bay, Minggu (1/3), saat Universitas Terbuka (UT) Batam menggelar buka puasa bersama dan charity night. Kegiatan sosial ini menghadirkan 45 anak yatim dari tiga yayasan di Kota Batam dalam rangka menyambut bulan Ramadan 1447 Hijriah.
Mengusung tema “Marilah Bersama Menyambut Bulan Ramadan, Raih Pahala Sempurna dengan Berbagi Bersama Anak Yatim”, kegiatan ini melibatkan Yayasan Inayah, Yayasan Ridho Ilahi, dan Yayasan Mandiri. Turut hadir mahasiswa, alumni, organisasi mahasiswa (Ormawa), PMII, serta para donatur yang menjadi bagian dari keluarga besar UT Batam.
Ketua IKA UT Batam, Mindarto Totok Oktaruna, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian sosial sekaligus momentum mempererat silaturahmi antaralumni, mahasiswa, dan pihak kampus.
“Alhamdulillah kegiatan buka puasa bersama dan amal ini terlaksana berkat kolaborasi IKA UT, UT Batam, Ormawa, PMII, serta dukungan para donatur. Ini bukan hanya tentang berbagi, tetapi juga membangun sinergitas keluarga besar UT,” ujarnya.
Acara diawali dengan pembukaan dan pembacaan ayat suci Al-Qur’an beserta terjemahannya, dilanjutkan sambutan dari Ketua IKA UT Batam dan Direktur UT Batam. Kegiatan kemudian diisi ceramah Ramadan oleh dai muda peraih juara yang memberikan motivasi tentang pentingnya berbagi di bulan suci. Suasana semakin meriah saat anak-anak mengikuti kuis interaktif, sebelum akhirnya ditutup dengan penyerahan santunan dan cinderamata.
Direktur UT Batam, Angga Sucitra Hendrayana, dalam kesempatan tersebut memaparkan perkembangan UT Batam yang terus menunjukkan pertumbuhan signifikan. Hingga registrasi 2026 genap, jumlah mahasiswa UT Batam yang dilayani di seluruh Provinsi Kepulauan Riau mencapai sekitar 15.849 orang.
Sekitar 9.000 mahasiswa berdomisili di Batam, sementara sisanya tersebar di Natuna, Anambas, Lingga, Tanjungpinang, Karimun, dan Bintan. UT Batam bahkan melayani mahasiswa di luar negeri seperti Singapura dan Johor, Malaysia.
Secara nasional, alumni UT telah mencapai lebih dari 2 juta orang. Di Provinsi Kepri sendiri, alumni UT Batam tercatat sekitar 18 ribu orang sejak berdirinya provinsi ini pada 2002–2003.
“Sekitar 70 persen mahasiswa UT saat ini adalah generasi Z, usia 25 tahun ke bawah. Ini menunjukkan UT semakin diminati anak muda,” jelas Angga.
Ia menambahkan, UT memiliki empat fakultas, satu Sekolah Pascasarjana, dan satu Sekolah Vokasi dengan hampir 50 program studi mulai jenjang Diploma hingga S3. Dari sekitar 50 ribu masyarakat Kepri yang melanjutkan pendidikan tinggi, sekitar 15 ribu di antaranya merupakan mahasiswa UT.
“Artinya kontribusi UT terhadap angka partisipasi pendidikan tinggi di Kepri hampir 30 persen,” katanya.
Sementara itu, Ketua Ormawa UT Batam, Syahri Juliansyah, menyebut Ormawa menjadi wadah mahasiswa untuk menyalurkan ide dan kegiatan positif, layaknya BEM di perguruan tinggi lain. Meski baru berdiri enam bulan dengan 35 anggota, Ormawa UT Batam telah aktif dalam berbagai kegiatan sosial seperti Clean Up Kepri.
Melalui kegiatan buka puasa bersama dan charity night ini, UT Batam menegaskan komitmennya tidak hanya sebagai institusi pendidikan tinggi di Batam, tetapi juga sebagai bagian dari masyarakat yang aktif dalam kegiatan sosial dan kemanusiaan di Provinsi Kepulauan Riau.
Di akhir acara, UT Batam juga menginformasikan bahwa pendaftaran mahasiswa baru dibuka dua kali dalam setahun. Periode berikutnya akan dimulai Mei mendatang. Pendaftaran dapat dilakukan langsung di kantor UT Batam, Jalan Gajah Mada, Sekupang, maupun secara daring melalui laman resmi admisi UT.(S)
Reporter



















