Batam-Berit1.id] Tim dosen Politeknik Negeri Batam (Polibatam) melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) di Reliance School Batam dengan mengusung pemanfaatan video pembelajaran sebagai media inovatif untuk memperkuat pendidikan karakter Pancasila dan pembelajaran Bahasa Inggris bagi siswa sekolah dasar.
Kegiatan pengabdian ini mengangkat dua program utama, yakni Penanaman Nilai-Nilai Pancasila melalui Video Pembelajaran serta Penerapan Video Pembelajaran Bahasa Inggris untuk Siswa Kelas V. Kedua program tersebut bertujuan meningkatkan kualitas pembelajaran melalui penggunaan media digital yang interaktif, edukatif, dan sesuai dengan karakteristik peserta didik di era pembelajaran modern.
Kegiatan PkM ini diketuai oleh Luki Aswar, M.Pd., dengan melibatkan tim dosen lintas keilmuan dari Politeknik Negeri Batam. Adapun anggota tim terdiri dari Feby, S.Pd., M.Pd.; Desi Ratna Sari, S.Hum., M.Hum.; Tian Havwini, S.Si., M.A.; Nurul Fadilah, S.Pd., M.Pd.; Fadli Firdaus, M.Pd.; Satriya Bayu Aji, S.S., M.Hum.; serta Berliansyah Rumodhon, S.Pd., M.Sn.
Dalam pelaksanaannya, tim dosen memberikan pendampingan secara langsung kepada para guru Reliance School Batam terkait pemanfaatan video pembelajaran sebagai media pendukung proses belajar mengajar. Pendampingan dilakukan melalui sesi pemaparan materi, diskusi interaktif, serta praktik langsung penggunaan video dalam pembelajaran di kelas.
Pada program penanaman nilai-nilai Pancasila, tim dosen memperkenalkan video pembelajaran yang dirancang secara khusus untuk menanamkan nilai-nilai luhur Pancasila melalui contoh-contoh kehidupan sehari-hari yang dekat dengan dunia siswa. Pendekatan audio-visual dipilih agar pesan moral dan nilai kebangsaan dapat lebih mudah dipahami, diterima, dan diinternalisasi oleh peserta didik sejak usia dini.
Sementara itu, dalam program penerapan video pembelajaran Bahasa Inggris untuk siswa kelas V, tim dosen memberikan arahan teknis kepada guru terkait penggunaan video sebagai media pembelajaran yang efektif dan menarik. Video pembelajaran dirancang dengan tampilan visual yang komunikatif, penggunaan bahasa yang sederhana, serta pengucapan yang jelas guna membantu meningkatkan kemampuan listening dan speaking siswa.
Ketua tim pengabdian, Luki Aswar, M.Pd., menjelaskan bahwa pemanfaatan video pembelajaran merupakan salah satu solusi inovatif dalam menjawab tantangan pendidikan di era digital saat ini. Menurutnya, media video tidak hanya memudahkan guru dalam menyampaikan materi, tetapi juga mampu meningkatkan motivasi dan partisipasi aktif siswa dalam proses pembelajaran.
“Media video mampu menghadirkan pembelajaran yang lebih kontekstual dan menarik. Dengan pendekatan audio-visual, siswa lebih mudah memahami materi sekaligus mengembangkan minat belajar mereka, baik dalam pendidikan karakter maupun penguasaan Bahasa Inggris,” ujar Luki.
Kepala Sekolah Reliance School Batam, Hendrizon, S.Pd.I., menyambut baik kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat yang dilaksanakan oleh Politeknik Negeri Batam. Ia menyampaikan apresiasi atas kontribusi para dosen dalam mendukung peningkatan mutu pembelajaran di sekolah yang dipimpinnya.
“Kami sangat terbantu dengan adanya pendampingan ini. Video pembelajaran sangat relevan dengan kebutuhan siswa saat ini dan sejalan dengan upaya sekolah dalam meningkatkan kualitas pendidikan serta pembelajaran yang adaptif terhadap perkembangan teknologi,” kata Hendrizon.
Kegiatan ini mendapat sambutan antusias dari para guru Reliance School Batam. Para peserta aktif mengikuti seluruh rangkaian kegiatan, mulai dari sesi pemaparan materi, diskusi, hingga praktik langsung pemanfaatan video pembelajaran dalam proses belajar mengajar. Para guru juga menyampaikan harapan agar metode pembelajaran berbasis video dapat terus dikembangkan dan diterapkan secara berkelanjutan di sekolah.
Melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini, Politeknik Negeri Batam kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan nasional. Upaya tersebut diwujudkan melalui penguatan pendidikan karakter berbasis nilai-nilai Pancasila serta peningkatan penguasaan Bahasa Inggris sejak usia dini dengan memanfaatkan teknologi pembelajaran yang inovatif dan berkelanjutan.



















